Kejaksaan Tinggi Sumut dan LKLH Jalin Kemitraan Strategis untuk Penanganan Konflik Kawasan Hutan

Medan || Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menerima audiensi resmi dari jajaran pengurus Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (DPN LKLH), dalam rangka membangun kemitraan strategis terkait penanganan konflik penguasaan lahan dalam kawasan hutan yang belum memiliki perizinan berusaha pada Jum’at, 16/10.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kepala Seksi Pengendalian Operasi Tindak Pidana Khusus, Feri Ginting, dan dihadiri oleh tiga perwakilan utama DPN LKLH:

  • Darwin Marpaung (Direktur Investigasi dan Litbang),
  • Dr. Budi Abdullah, S.H., M.H., S.Ag. (Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi),
  • Muhammad Irfan (Koordinator Wilayah Sumatera dan Calon Direktur Operasional & Kemitraan PKH DPN LKLH).
    Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas surat resmi LKLH dengan Nomor: 180/DPN-LKLH/IX/2025 tertanggal 2 September 2025, yang mengajukan permohonan audiensi kepada Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Membangun Sinergi untuk Penegakan Hukum Berbasis Konservasi
Darwin Marpaung (Direktur Investigasi dan Litbang) menegaskan pentingnya membangun jembatan antara aspirasi masyarakat dan sistem hukum yang berlaku. Ia menyampaikan bahwa audiensi ini tidak hanya bertujuan menyampaikan data dan dokumen pendukung, tetapi juga sebagai langkah memperkuat kolaborasi kelembagaan dalam penyelesaian konflik lahan berbasis keadilan ekologis.

“Kami membawa suara masyarakat yang ingin keluar dari ketidakpastian hukum, dan pada saat yang sama mendukung penegakan aturan secara berkeadilan. Kolaborasi dengan Kejaksaan menjadi langkah strategis untuk mencapai itu,” ungkap Darwin Marpaung (Direktur Investigasi dan Litbang).

Fokus pada Legalitas dan Keadilan Sosial
Darwin Marpaung menjelaskan bahwa langkah audiensi ini adalah bagian dari strategi LKLH dalam mengawal proses legalisasi lahan masyarakat yang secara historis telah menempati kawasan hutan namun belum memperoleh legalitas usaha dari pemerintah pusat.
Sementara itu, Dr. Budi Abdullah menekankan pentingnya sinkronisasi data antara masyarakat, LKLH, dan aparat penegak hukum untuk menghindari tumpang tindih dalam proses penegakan hukum. Menurutnya, pendekatan berbasis data dan hukum yang akurat akan memperkecil potensi kriminalisasi terhadap masyarakat yang sebenarnya hanya mencari kejelasan hak atas lahan.

Tiga Tujuan Strategis Audiensi:

  1. Membangun kemitraan kelembagaan antara DPN LKLH dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam penanganan hukum kawasan hutan.
  2. Menyampaikan data dan dokumen pendukung hasil advokasi LKLH terkait subjek hukum penguasaan lahan yang memerlukan penyelesaian hukum.
  3. Mendorong percepatan penyelesaian konflik lahan yang berkeadilan, berpihak pada masyarakat, dan sejalan dengan prinsip pelestarian lingkungan.

Audiensi ini menjadi langkah awal menuju mekanisme kolaboratif antara Kejaksaan dan organisasi masyarakat sipil dalam menuntaskan persoalan struktural yang telah lama membayangi pengelolaan kawasan hutan di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera.

“Kami berharap DPN LKLH dapat berperan lebih aktif dan menjalin komunikasi yang intensif dengan aparat penegak hukum, khususnya melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Hal ini penting dalam rangka mendorong penyelesaian konflik lahan secara konstruktif, sekaligus menjalankan peran strategis sebagai perpanjangan tangan dari pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, khususnya dalam menangani objek-objek kawasan yang terdampak ketentuan Pasal 110A dan 110B,” ujar Muhammad Irfan selaku Koordinator Wilayah Sumatera dan Kemitraan PKH DPN LKLH.

“Dengan terbangunnya kolaborasi yang semakin erat antara Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan LKLH, diharapkan lahir pendekatan penegakan hukum yang tidak semata-mata bersifat represif, tetapi juga solutif, partisipatif, dan berkeadilan. Pendekatan ini menjadi fondasi penting untuk mendorong penyelesaian konflik lahan yang berpihak pada kepentingan masyarakat serta selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan dan tata kelola kehutanan yang transparan,” ungkap Muhammad Irfan diakhir wawancara kepada awak media.

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

ALEXASLOT138

ALEXASLOT138

sabung ayam online

118000426

118000427

118000428

118000429

118000430

118000431

118000432

118000433

118000434

118000435

118000436

118000437

118000438

118000439

118000440

118000441

118000442

118000443

118000444

118000445

118000446

118000447

118000448

118000449

118000450

128000511

128000512

128000513

128000514

128000515

128000516

128000517

128000518

128000519

128000520

128000521

128000522

128000523

128000524

128000525

128000526

128000527

128000528

128000529

128000530

138000351

138000352

138000353

138000354

138000355

138000356

138000357

138000358

138000359

138000360

138000361

138000362

138000363

138000364

138000365

138000366

138000367

138000368

138000369

138000370

158000286

158000287

158000288

158000289

158000290

158000291

158000292

158000293

158000294

158000295

158000296

158000297

158000298

158000299

158000300

158000301

158000302

158000303

158000304

158000305

168000507

168000509

168000511

168000512

168000513

168000514

168000515

168000516

168000517

168000518

168000519

168000520

168000521

168000522

168000524

168000526

168000527

168000528

168000529

168000530

168000531

168000532

168000533

168000534

168000535

178000681

178000682

178000683

178000686

178000687

178000688

178000689

178000692

178000693

178000695

178000696

178000697

178000698

178000702

178000705

178000706

178000707

178000709

178000710

178000713

178000716

178000717

178000718

178000719

178000720

178000721

178000722

178000723

178000724

208000146

208000147

208000148

208000149

208000150

208000151

208000152

208000153

208000155

208000156

208000162

208000164

208000171

208000172

208000173

208000174

208000175

208000176

208000177

208000178

208000179

208000180

208000181

208000182

208000183

208000184

208000185

228000356

228000357

228000362

228000364

228000365

228000366

228000367

228000368

228000371

228000372

228000373

228000374

228000375

228000376

228000377

228000378

228000379

228000380

238000506

238000507

238000508

238000509

238000510

238000511

238000512

238000513

238000514

238000515

238000516

238000517

238000518

238000519

238000520

238000521

238000522

238000523

238000524

238000525

238000526

238000527

238000528

238000529

238000530

238000531

238000532

238000533

238000534

238000535

238000536

238000537

238000538

238000539

238000540

238000541

238000542

238000543

238000544

238000545

238000546

238000547

238000548

238000549

238000550

238000551

238000552

238000553

238000554

238000555

238000556

238000557

238000558

238000559

238000560

news-1701